Teman? Mungkin yang Kau Maksud Penipu?

 

Seorang video jurnalis di sela-sela peluncuran kereta api Raillink…

“Teman? Mungkin yang kau maksud penipu, Kak!” Sergahnya dengan nada menghina.

Merasakan tatapan bengisnya bagaikan jari-jari yang meraba wajah.

 

 

(Dalam suatu undangan peliputan, teman yang dimaksud melakukan ‘pencairan’ atas nama kawan-kawan jurnalis lain).

Tak Apalah

Sepertinya lebih dari 600 kali aku dibawanya menyusuri selasar yang sama, namun masih dengan penuh curiga akhirnya Sang Biara mengulang kembali peristiwa itu, menghapus PIN BB kemudian memasukkanku dalam daftar tetabuh yang harus dilupakan. Tak apalah…