Media Online Harus Meniru Motto Obat Ketiak

“Kak kami buka media online…”

Waktu gadget-ku membuka situs mereka, mirip berita koran cetak,  hanya di-update sehari sekali. Betapa candunya kita ketika media online  melakukan siklus ini; deadline-continuous-peristiwa sekarang-update sekarang-mutakhir-24 jam setiap saat.

“Media kalian harus buat motto baru meniru iklan obat ketiak,  Dik.”

“Apa Kak?”

“Setia setiap saat.”

Tawanya mengoyak keheningan malam.

Nama-nama yang Lulus Wawancara di TVONE Medan

Jumat itu…horor sekaliii! Aku dititipi pesan oleh Pak Nurjaman Direktur News TVOne (biasanya beliau dipanggil Kang Nur) untuk “membajak” presenter yang ada di Medan. Jreng jreng jreng…Ada sekitar 13 orang saja yang kukenal dan memang sengaja dijadwalkan untuk wawancara. Pagi itu aku nggak langsung ngantor, tapi nemeni Bapak sarapan sambil ngobrol soal beasiswa. Bapak nasehati aku soal apa yang seharusnya dilakukan sebuah stasiun teve, jadi kalau aku ke NHK udah tau apa aja yang harus kulakukan.

Nah waktu sampai di parkiran, jebret! Bukannya 13 orang tapi puluhan orang numplek di halaman depan kantor. Walah! Maka wawancara itu pun dikebut sengebut-ngebutnya..

“Jumat nih kak.” Aditya yang harus mengetes beberapa fresh graduated mengingatkanku soal salat istimewa itu.

Dari 36 orang diwawancarai, akhirnya Bapak menemukan sedikitnya 8 orang yang akan direkrut dan disiapkan menjadi tim tvOne…eng ing eng berikut nama-nama yang lulus…

1. Eda Zabatra Ceng creng Teng Teng… lulusan media.

2. Ucok Hore Hore, Da’ai TV

3. Ito Jebreto , Deli TV

4. Nantulang Wing Wang, mantan Da’ai TV

5. Bonar Brom Broooom, Da’ai TV

6. Jonson Wuih, sedang skripsi

7. Marsikap-kap Peng Prok, pekerja radio

8. Godang Dang Dup, Deli TV

 

Nama kamu ada??? Jangan kecewa, yang lain dalam waktu sepekan akan dihubungi kembali. Kabooooooooor ah!