Pindah ke TV Lain

image

“Aku pindah ke tv lain karena peluang ke luar negerinya tinggi, Kak.”

Lah bukannya sebagai jurnalis di mana pun kita punya kesempatan serupa?

“Jangan-jangan kamu hanya tidak sabar, Dik… yang instan-instan banyak yang gak sehat loh…”

Ia menyeka sedikit saus spageti yang tertinggal di bibir…lalu memandangiku dengan mulut menganga…seakan kehabisan kata.

Pipinya berpendar putih cemerlang akibat cahaya lampu jatuh ke situ.

Setelah itu kami pindah topik pembicaraan seputar Pilkada, Sinabung dan harga sekilo jengkol yang melebihi harga daging.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s